Akhiri Jabatan sebagai Kapolda, Ini Pesan Irjen Nandang

EnamPuluh.com – Ahad (19/8/2018), menjadi hari terakhir bagi Irjen Pol Nandang bertugas sebagai Kapolda Riau. Dia akan menjabat sebagai Perwira Tinggi Baintelkam Polri, dengan penugasan di Badan Intelijen Negara (BIN).

Oleh karena itu, dia berpesan kepada masyarakat Riau untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Di mana selama ini, di bawah kepemimpinannya, kamtibmas di Riau telah meningkat.

“Harapan saya, masyarakat Riau lebih sejahtera. Kesadaran hukum masyarakat dan toleransi meningkat. Kita ingin tidak ada main hakim sendiri, tidak ada lagi mempersengketakan yang bukan haknya. Jaga keamanan di negeri ini,” ujarnya.

Begitu juga dengan para petani sawit perorangan maupun koorporasi. Dia pesan, agar tidak ada yang membakar lahan. “Bertanilah dengan baik. Jangan dengan membakar,” ujarnya. Hal ini dikhawatirkannya, karena Riau memang rawan terjadinya karhutla.

Di bawah kepemimpinan Nandang, Polda Riau berhasil menciptakan Pilkada Riau yang aman dan damai. Namun kata dia, partisipasi masyarakat masih rendah dalam menunaikan hak pilihnya.

“Nah, kita harapkan agar partisipasi di pilpres mendatang dapat meningkat. Kalau perlu, partisipasi 100 persen. Saya yakin, masyarakat Riau sudah cerdas dalam berdemokrasi,” ujarnya.

Partisipasi pemilih itu kata dia, penting untuk ditingkatkan. Sebab, satu suara masyarakat, berpengaruh dalam menentukan siapa yang akan memimpin negara ini ke depannya. “Karena ini adalah hak setiap masyarakat. Berdemokrasilah dengan baik,” pesannya.

Dia juga menyinggung soal peredaran narkoba di Riau. Nandang tak memungkiri bahwa Riau menjadi salah satu pintu masuk narkoba dari negara tetangga. Seiring itu, pihaknya juga sudah serius dalam penegakan hukumnya.

“Tangkapan narkoba meningkat. Di samping karena keseriusan, tapi peredaran narkoba itu juga meningkat. Ini menjadi tugas kita bersama ke depannya. Kita harap masyarakat ikut bersama-sama dalam melawan kejahatan ini,” sebutnya.

Menurut Nandang, kejahatan narkotika ini adalah kejahatan luar biasa. Sebab, kejahatan ini mampu memberikan efek buruk yang banyak. Bahkan, kejahatan narkotika juga mampu menimbulkan kejahatan-kejahatan lainnya.

“Narkoba mampu merusak perilaku masyarakat, merusak perekonomian daerah, generasi, dan keamanan negara. Efek negatifnya banyak. Ini harus menjadi perhatian, dan perlu penanganan yang serius,” ujar Nandang.(mai)

Related posts

Besok, Brigjen Widodo Eko Resmi jadi Kapolda Riau

Redaktur

Daftar Penerimaan CPNS 2018

andri

7 Atlet Bengkalis Perkuat Indonesia di Asian Games

andri