Honorer K2 Ancam Boikot Tes CPNS jika Tuntutan Tak Dikabulkan

EnamPuluh.com – Seratusan guru honorer kategori 2 (K2) melakukan aksi unjuk rasa di kantor Gubernur Riau, Selasa (25/9/2018). Mereka menuntut agar diangkat sebagai PNS tanpa syarat.

Sekretaris FHK2 Korwil Riau, Said Syamsul Bahri mengatakan, saat ini ada sebanyak 3.000 honorer K2 di Riau. Sedangkan di Indonesia, ada sebanyak 439 ribu.

“Kami semua adalah honorer K2 yang gagal tes di tahun 2013 lalu,” kata Said dalam orasinya.

Mereka menilai, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), telah berkhianat kepadanya. Hal itu karena persyaratan-persyaratan pengangkatan K2 yang dinilainya hanyalah sebuah kebohongan.

Di mana kata dia, dalam tes CPNS tahun ini, ada beberapa persyaratan yang dinilai memberatkan mereka. Salah satunya, syarat umur di bawah 35 tahun.

“Menpan RB telah berkhianat kepada kami. Bahwa, perekrutan CPNS dibatasi oleh usia 35 tahun ke bawah. Sedangkan kami tidak ada lagi umur di bawah 35 tahun itu,” ujarnya.

Persyaratan pengangkatan honorer sebagai PNS di bawah usia 35 tahun itu, tertuang dalam Permenpan-RB Nomor 36 tahun 2018 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS tahun 2018.

“Permenpan-RB itu konyol. Kami menolak. Permenpan-RB itu menipu. Sebut saja tes CPNS umum,” kata Said.

Selain itu kata dia, honorer juga dijanjikan sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kontak kerja (P3K) melalui peraturan presiden. Namun mereka juga menolaknya. “Kami juga menolak P3K itu,” tegas Said.

Kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, dia meminta agar nasib mereka diperjuangkan. “Anak bapak-bapak semua murid kami. Kami gurunya. Tapi kami belum diangkat sebagai PNS,” ujarnya.

Jika nasib mereka tak diperjuangkan ke pusat, maka massa mengancam untuk melakukan aksi lanjutan. “Kami akan turun dengan massa yang lebih banyak lagi,” ujarnya.

Bahkan, jika mereka tak kunjung juga diangkat sebagai PNS, mereka akan boikot tes CPNS yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. “Kami akan boikot tes CPNS mendatang. Kami boikot BKN Regional,” ancamnya.(mai)

Related posts

Proyeknya Diusut, Kadiskominfotik Pekanbaru: Kantor Kejaksaan Aja Kita Bangun

Redaktur

Vaksin MR Haram karena Mengandung Babi dan Sel Manusia

Redaktur

Wakapolresta Pekanbaru Hadiri Pelantikan Pengurus ISNU

andri