Vaksin MR Haram karena Mengandung Babi dan Sel Manusia

EnamPuluh.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa vaksin measles rubella (MR) haram. Hal ini dikarenakan vaksin tersebut mengandung babi dan sel tubuh manusia.

Ketua MUI Riau, Prof Nazir Karim mengatakan, vaksin MR dinyatakan haram setelah dilakukan pengecekan oleh Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetik (LPPOM) MUI. Hasilnya, memang terkandung zat haram yang ada di vaksin itu.

“MUI pusat sudah memberikan penjelasan kepada kita, bahwa dari hasil pemeriksaan sampel yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan kepada LPPOM MUI Pusat, memang positif haram,” ujar Prof Nazir Karim, Senin (20/8/2018).

Dari hasil pemeriksaan laboratorium LPPOM itu kata Nazir, ditemukan bahwa vaksin itu mengandung babi dan sel manusia. “Ya, haram hukumnya untuk imunisasi itu. Karena sudah jelas dalam fatwa MUI tahun 2016, bahwa vaksin harus halal,” ujarnya.

Obat yang haram kata dia, bisa digunakan jika dalam keadaan darurat. Misalnya, seseorang akan meninggal dunia bila tak menggunakan obat itu, maka itu dianggap keadaan darurat. “Vaksin ini kan tidak,” ujarnya.(jar)

Related posts

BBKSDA Riau Berhasil Selamatkan Beruang yang Terkena Jerat Babi

Redaktur

Sembunyi di Aceh, Pembunuh Guru di Inhu Dihadiahi Tembakan

Redaktur

Terlanjur Imunisasi MR, MUI Ajak Umat Muslim Segera Bertobat

Redaktur